Diskusi Kaji Ulang Penerapan Manajemen Risiko Bank BTN

    Dibaca 457 kali

Diskusi Kaji Ulang Penerapan Manajemen Risiko Bank BTN

 

Jakarta, Dewasa ini, industri perbankan di Indonesia sudah banyak yang telah menerapkan proses manajemen risiko secara terintegrasi. Untuk mewujudkan Good Corporate Governance sudah selayaknya Bank mengoptimalkan penerapan manajemen risiko dengan mengembangkan Budaya Risiko (Risk Culture).

Langkah awal dalam menerapkan budaya risiko, adalah perlu melihat sudah sejauh mana penerapan manajemen risiko di bank tersebut. Kondisi saat ini penerapan manajemen risiko akan menjadi rujukan untuk melakukan metoda assessment atau penilaian terhadap penerapan manajemen risiko.

Pada tanggal 06 Oktober 2016, SOLMIT melakukan diskusi dengan RMD (Risk Management Division), IAD (Intern Audit Division), CMPD (Compliance Division) dan HCD (Human Capital Division) terkait dengan efektifitas penerapan manajemen risiko Bank BTN. Diskusi dengan keempat divisi ini membahas integrasi dan harmonisasi penerapan pengendalian intern baik ex-ante maupun ex-post dan kompetensi manajemen risiko pegawai Bank BTN.

Hasil dari “pengukuran” Budaya Risiko tersebut memberikan potret sejauh mana karyawan memiliki pemahaman terhadap proses manajemen risiko dan penerapannya dalam kinerja sehari-hari. Stake holder akan dapat melihat sejauh mana awareness dari karyawan di seluruh unit kerja terhadap penerapan proses manajemen risiko dan kendala terbesar apa yang menjadi focus untuk diperbaiki.

Diskusi dengan keempat divisi tersebut menjadi salah satu sumber dalam melakukan kaji ulang penerapan manajemen risiko terkait dengan Kerangka Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) khususunya terkait kecukupan kebijakan, prosedur dan limit risiko serta proses manajemen risiko. (Dikdik – Business Development PT. Solmit Bangun Indonesia)

Share:

Produk

Kontak Kami

PT. SOLMIT BANGUN INDONESIA
Komplek Surapati Core J-2 Jl. PHH Mustofa No.39, Bandung
info@solmit.com
(+6222) 723 7667
(+6222) 8724 1411