Penyusunan Business Continuity Management

    Dibaca 101 kali

PENDAHULUAN

Kelangsungan bisnis telah didefinisikan sebagai ketersediaan tak terputus dari semua sumber daya kunci yang mendukung fungsi bisnis penting. Dalam konteks tersebut Business Continuity Management (BCM) menyediakan ketersediaan proses dan sumber daya dalam rangka memastikan tercapainya tujuan yang penting. Sebuah BCM mendefinisikan siapa, apa, dimana, kapan, dan bagaimana menanggapi ancaman potensial. Dalam konteks BCM, sangatlah penting bahwa seluruh ancaman terhadap fungsi-fungsi bisnis  diidentifikasi, dianalisis dan mengembangkan strategi yang tepat.

Krisis merupakan hasil atas gangguan kecil terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Dalam konteks BCM, krisis dengan cepat bisa meningkat terhadap bencana jika rencana untuk mengelola krisis tidak sesuai. Atau, bencana dapat terjadi tanpa peringataan dan menimbulkan dampak yang mengejutkan. Kegagalan untuk merencanakan kondisi tersebut berarti anda berencana untuk mengalami kegagalan saat kondisi tersebut terjadi. Crisis Management adalah mekanisme yang digunakan untuk menangani ancaman seperti ini.

Buniness Continuity Management (BCM) menjadi suatu keharusan karena bertujuan untuk mempersiapkan dan melatih perusahaan agar mempunyai ketahanan dalam operasional bisnis kritikal, sehingga apabila terjadi bencana atau gangguan proses operasional bisnis tersebut akan tetap berjalan.

 

MANFAAT YANG AKAN DIPEROLEH :

  1. Memahami dan mampu menyusun Business Continuity Plan.
  2. Memahami dan mampu melakukan Risk Analysis, Business Impact Analysis, dan Continuity Requirement Analysis
  3. Memahami dan mampu menyusun Crisis Management
  4. Memahami dan mampu menyusun Disaster Management
  5. Memahami dan mampu menyusun Recovery Management

 

MATERI YANG AKAN DIBAHAS :

  1. Business Continuity Plan
    1. Menentukan prinsip-prinsip dan konsep BCM.
    2. Menentukan hubungan antara risiko, kesinambungan dan tata kelola
    3. Menentukan unsur-unsur proses BCM dan khususnya kebijakan dan strategi Business Continuity
  2. Threat Assessment
    1. Mengidentifikasi dan menilai ancaman / Risk Analysis (RA)
    2. Melakukan analisis dampak bisnis / Bisnis Impact Analysis (BIA)
    3. Melakukan Continuity Requirement Analysis (CRA)
  3. Crisis Management
    1. Menentukan prinsip-prinsip dan konsep perencanaan krisis
    2. Mengembangkan garis besar rencana manajemen krisis
  4. Disaster Management
    1. Menentukan prinsip-prinsip dan konsep perencanaan bencana
    2. Mempersiapkan panduan disaster management plan
  5. Recovery Management
    1. Memahami kegiatan pasca aktivasi
    2. Menentukan unsur-unsur rencana pemulihan
  6. Menentukan unsur-unsur yang dibutuhkan

 

SIAPA SAJA YANG PERLU IKUT ?

  1. Pimpinan dan staf manajemen risiko perusahaan
  2. Pimpinan dan staf divisi keuangan/anggaran
  3. Pimpinan dan staf unit-unit operasional
  4. Pimpinan dan staf manajemen SDM
  5. Pimpinan dan staf internal audit / SPI  
  6. Pimpinan dan staf perencana stratejik
  7. Konsultan manajemen
  8. Pemerhati / peminat lainnya

 

Share:

Produk

Kontak Kami

PT. SOLMIT BANGUN INDONESIA
Komplek Surapati Core J-2 Jl. PHH Mustofa No.39, Bandung
info@solmit.com
(+6222) 723 7667
(+6222) 8724 1411